Dialog
Dengan Jin Muslim (Muhamad Isa Dawud)
*Sekelumit Tentang Jin Muslim Tersebut Masih
Adakah Iblis Pada Zaman Ini? Kendaraan Setan dan Kapal Cahaya, dan Bukan mahluk
Luar Angkasa (Alien) Makhluk Luar Angkasa dan Sedikit Rahasia Tentangnya
Menjelajah Segitiga Bermuda Segitiga Formosa dan Kepemimpinan Iblis Tentang
Pesulap David Copperfield Runtuhnya anggapan tentang menghadirkan arwah / arwah
gentayangan.
Pendahuluan Didalam sebuah buku yang berjudul
Hiwar Shahafiy Ma’a Jinni Muslim yang ditulis oleh ahli spiritual berkebangsaan
Saudi Arabia Muhammad Isa Daud. Dengan perantara tubuh manusia beliau telah
berhasil melakukan percakapan dengan dengan Jin yang beragama islam, dan
mengabadikan dalam sebuah buku.
Sekelumit Tentang Jin Muslim Tersebut Jin muslim
yang berdialog dengan penulis tersebut berasal dari Bombay, India. Sebelumnya
dia adalah pemeluk agama lain. Berumur 180 tahun menurut pengakuannya. Menurut
kabarnya setelah dia masuk Islam, diikuti pula oleh sekitar sepuluh ribu Jin,
yang merupakan pengawal-pengawal dan pendampingnya. Jin tersebut adalah
pemimpin besar, punya pengaruh dan wibawa dikalangannya, di Bombay. Dengan
usaha yang menghabiskan tenaga, waktu dan biaya yang tidak sedikit, penulis
akhirnya berhasil mengundangnya melalui tubuh seorang laki-laki untuk akhirnya
melakukan percakapan dengannya yang berhasil direkam dan diabadikan dalam
sebuah buku.
Lantas, secara tiba-tiba terjadilah dialog berikut
ini: (huruf ‘J’ adalah Jin. Sedangkan ‘P’ adalah untuk Penulis)
P: “Pernahkah engkau melihat Iblis?” Tanya saya
J: “Pernah, sekali ketika saya masih kecil, dan
beberapa kali ketika saya sudah remaja dan sebelum saya memeluk agama Islam.”
P: “Untuk apa engkau menghadap Iblis, padahal saat
itu engkau masih kecil?”
J: “Aku tidak pergi menemuinya atas kemauanku
sendiri. Tetapi ayahkulah yang mengajakku menemuinya, agar dia (Iblis)
memberikan berkahnya kepadaku.”
P: “Semoga Allah mengutuknya, dan segala puji bagi
Allah yang telah menganugerahi engaku dengan masuk Islam.”
J: “Alhamdulillah, alhamdulillah, aku telah masuk
Islam… P: “ Katakan padaku bagaimana bentuknya”
J: “Bentuknya ya, seperti jin yang telah aku
katakan kepadamu. Akan tetapi Allah memberikan kutukan kepadanya dan kepada
keturunanya dengan rupa yang buruk, sekalipun dia bias menjelma dalam bentuk
apa saja. Dia memiliki ekor sangat pendek, sekitar 4-6 cm atau lebih sedikit.
P: “Apakah ekornya tersebut secara umum dimiliki
oleh semua jin, atau hanya pada Iblis dan anak cucunya saja?”
J: “Alhamdulillah, hanya iblis dan anak cucu
setannya saja yang memiliki ekor seperti itu. Sepertinya mereka itu makhluk
istimewa. Sedangkan jin, sama sekali tidak punya ekor seperti yang kalian
bayangkan. Ekor setantidaklah sepanjang ekor kucing atau binatang lainnya,
sebagaimana yang selama ini digambarkan oleh manusia.”
P: “Seberapa tingginya? Apakah dia betul-betul
tinggi-besar, sebagaimana yang dibayangkan sementara orang selama ini, ataukah
biasa-biasa saja?”
J: “Dibandingkan dengan manusia, tingginya sekitar
satu lengan, Ya, sekitar 140 hingga 160 cm. Akan tetapi dia bisa menjelmakan
dirinya dalam bentuk yang lebih tinggi dan besar, sampai sepuluh meter…”
P: “Apakah dia mempunyai rumah atau istana?”
J: “Istana yang sangat besar sekali, dengan jutaan
pelayan, jutaan pengawal, dan jutaan setan, disamping istana-istana lain di
banyak tempat. Demikian pula halnya dengan para penguasa yang ditempatkan
diberbagai pusat pemerintahannya yang sangat luas itu.”
P: “Dia juga punya singgasana bukan?” J: “Ya, ya,”
Jawabnya agak terkejut.
P: “Singgasananya diatas air, tepatnya dilautan,
betul kah?” (Lagi-lagi jin muslim sahabat saya itu terheran-heran, bahkan
tampak mulai ketakutan). Karena itu saya melanjutkan perkataan saya:
P: “Engkau adalah jin muslim, wahai saudaraku, dan
seorang muslim hanya takut kepada Allah. Terhadap seorang muslim, setan tidak
5menemukan jalan untuk mengganggunya, selama dia taat kepada Allah. Saya pikir
kaupun demikian.”
J: “Ya, memang benar demikian, alhamdulillah, saya
telah berhasil menghafal Al-qur’an dalam empat bulan.
P: “kalau begitu, mengapa mesti takut kepada Iblis
dan pasukannya? Dengan perlindungan Allah, engkau jauh lebih kuat ketimbang
mereka…”
J: “Ya, ya, Memang benar. Semoga Allah membalas
kebaikanmu karena telah mengajariku yang seperti ini. Sekarang saya semakin
mantap dan yakin…”
P: “Suatu hari, aku pernah membaca riwayat tentang
para pengikut Dzulqarnain, yang saya duga adalah Macedonia dan bukan yang
disebutkan dalam Al-qur’an bahwa sekali waktu, dalam perjalanan mereka, mereka
sampai disuatu tempat yang banyak airnya, dan tampaklah suatu pulau di
kejauhan. Mereka melihat suatu umat yang berkepala anjing, taringnya keluar
dari mulut mereka, persis nyala api. Para pengikut Dzulqarnain segera keluar
dan menyerang mereka. Di kejauhan, mereka melihat sinar yang sangat terang, dan
ternyata itu adalah sebuah istana yang terbuat dari Kristal. Dzulqarnain
bermaksud menaklukkan mereka dan masuk kedalam istana. Akan tetapi Bahram, Sang
Filosof, melarangnya dan memberitahu bahwa siapa yang masuk ke istana itu pasti
akan tertidur didalamnya dan tidak akan pernah dapat keluar lagi, dan ditawan
oleh orang-orang yang ada di dalam istana itu. Beberapa orang pernah masuk ke
istana yang isinya tidak diketahui siapapun. Merekapun lalu tertidur, tanpa
pernah bangun lagi. Bukankah itu istana Iblis?”
J: “barangkali, ya,” jawabnya, “tetapi barangkali
pula bukan.”
P: “Maksudnya bagaimana?”
J: “Iblis mempunyai banyak istana, dia pindah dari
satu istana ke istana yang lain untuk mengatur kerajaanya yang sangat besar.
Anak perempuannya yang paling besar juga mempunyai istana dan pengawal.
Sedangkan anak-anaknya yang laki-laki memiliki istana yang sangat besar,
seperti yang dimiliki oleh para pejabat pemerintahannya. Dari sanalah mereka
mengendalikan seluruh aktivitas penyesatan mereka terhadap umat manusia, dalam
tujuan merealisasikan cita-cita Iblis yang mereka anggap sebagai Tuhan mereka.”
P: “Bagus, lantas dimana markas besar Iblis itu?”
Sesudah ragu-ragu sejenak, jin sahabat saya itu menjawab:
J: “Disana, dikedalaman samudera, seperti yang
diisyaratkan Allah dalam firmannya dalam Al-qur’an, Dua lautan mengalir, dan
kemudia bertemu. Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing
(Arrahman: 20-21)
P: “Bagus sobat, Apakah yang kamu maksud adalah
tempat pertemuan sungai dengan lautan, ataukah lautan dengan lautan?” Dia
terdiam, kemudian menjawab:
J: “Maksudku, ya, seperti yang kau katakan itu.1”
P: “Tepatnya dimana?” desak saya Dia terdiam dan
berusaha menghindar. Sekali lagi saya mengajarkan kepadanya keyakinan kepada
Allah, sesudah itu saya melancarkan tembakantembakan saya yang saya dasarkan
atas berbagai penelitian saya. Sebagian diantaranya akan saya kemukakan disini,
dan sebagian lainnya akan saya tuturkan kemudian.
P: “Apakah markas besar iblis itu terletak di
Segitiga Bermuda (Bermuda Triangle)? Matanya tiba-tiba terlihat sayu, lalu dia
berpura-pura tidur. Dia tampak dalam kegelisahan yang belum pernah saya lihat
sebelumnya. Saya mendesaknya dengan berkata:
P: “Bukankah pasukan iblis dan penjelmaannya dalam
bentuk manusia, serta tokoh-tokohnya, baik dari kalangan manusia dan jin,
adalah pihak yang bertanggung jawab terhadap hilangnya pesawat-pesawat dan
kapalkapal laut yang memasuki wilayah Segitiga Bermuda,2 khususnya ketika 1 Dua
ayat yang disebutkan oleh Jin Muslim itu (Arrahman 18-20) menegaskan bahwa yang
dimaksud adalah barzakh yang memisahkan dua laut yang bertemu. Dalil untuk itu
adalah firman Allah SWT yang dikemukakan langsung sesudah kedua ayat tersebut,
yakni Dari keduanya keluar mutiara dan marjan (Arrahman :22) Kita tahu bahwa
Mutiara dan Marjan hanya keluar dari laut, dan bukan sungai. 2 Puluhan pesawat
dan kapal laut dinyatakan hilang di Segitiga Bermuda tanpa diketahui rimbanya
sepanjang beberapa tahun.
Sebagian besar pesawat yang hilang adalah
pesawat-pesawat kecil jenis tertentu. (beberapa tahun lalu pesulap dunia David
Copperfield telah berhasil menampakkan satu kapal yang hilang di kawasan
tersebut, namun setelah itu dilenyapkan kembali) Kendati pesawat-pesawat itu
hilang dalam suatu kecelakaan, tetapi tidak hilang jejak. Dalam kasus hilangnya
pesawat tersebut terdapat indicator Human Error, kerusakan mesin, cuaca buruk,
pilot dan nakhoda yang kurang cakap. Sementara itu, lenyapnya pesawat-pesawat
kecil di suatu kawasan yang demikian luas adalah merupakan suatu yang sudah
wajar-wajar saja. Dari rekaman percakapan yang berhasil dilakukan sebelumnya,
tetap terdapat hal-hal penting yang masih misterius, yang kemudian di teliti
tetapi dengan hasil yang tidak jelas. Pesawat Star Tiger, tanpa sebab-sebab
yang jelas dan tanpa mengirim sinyal-sinyal apapun, tiba-tiba lenyap pada
tanggal 30 Januari 1948, dalam perjalanannya ke Bermuda dengan 31 orang
penumpang.
Kapten pesawat (pilot) telah memastikan bahwa sebentar lagi mereka
akan mendarat secara wajar ditempat yang dituju. Sementara itu pada tanggal 28
Desember 1948, sebuah pesawat jenis DC-3 dengan 35 penumpang terbang dari
Purtorico, dan meninformasikan bahwa ia sedang berada pada jarak 80 km dari
selatan Miami, dan sesudah itu lenyap tak tentu rimbanya. Pada tanggal 17
Januari 1949 pesawat Star Areal yang setipe dengan pesawat Star Tiger sedang
menuju tempat berangkatnya semula di Bermuda. Kapten pesawat menginformasikan
bahwa cuaca sangat bagus, dan ia akan segera sampai di Jamaica sebentar lagi. Malangnya
tujuan tersebut tidak tercapai, dan ia pun raib begitu saja. Barangkali yang
lebih menarik daripada raibnya pesawat-pesawat tersebut adalah justru
selamatnya sebuah kapal laut, tetapi sangat jauh menyimpang dari tujuannya
semula. Mary Silhouet, nama kapal laut tersebut, ditemukan pada bulan Desember
1972 sedang mengapung dalam keadaan kosong. Penumpangnya terdiri dari seseorang
pendeta dengan istri dan seorang anaknya, berikut 8 awak kapal.
Semuanya lenyap
tanpa jejak. 7para pilot dan nakhodanya adalah orang-orang yang tidak mempunyai
“benteng” dalam menghadapi serangan setan? Kalaupun mereka selamat itu sangat
langka dan hanya merupakan pengecualian. Bukankah setan acap kali berpura-pura
menjadi orang yang selamat itu sekedar untuk membuat manusia lengah dari
ancaman mereka. Sampai-sampai ada diantara mereka menganggap bahwa kapal atau
pesawat mereka tersedot angin puting beliung.
3 Kasus ini dipandang sebagai
kasus yang paling banyak menarik perhatian, terutama karena kapal tersebut
ditemukan tanpa perlengkapan komunikasi dan alat-alat penyelamat. Rute yang
ditempuhnya adalah New York-Jenewa. Posisi terakhir yang sempat ditangkap
sebelum ia lenyap adalah 2 km sebelah barat Pulau Azore. Tetapi ketika Mary
Silhouet ditemukan, ia berada dekat Portugal, bukan disekitar Bermuda. Kendati
terdapat banyak teori yang dikemukakan orang untuk menginprestasikan kasus ini,
toh tidak seorangpun yang dapat mengungkap misteri ini. Kasus lain yang sempat
dicatat adalah peristiwa yang dialami oleh Kapal Carol Darling. Kapal ini
mendekati pantai Carolina Utara bulan Januari 1921, tanpa penumpang seorangpun
kecuali 2 ekor kucing. Sedangkan 12 awak kapalnya lenyap tanpa jejak. Demikian
pula seluruh peralatan penyelamatannya. Tidak ada seorangpun yang bisa
menjelaskan dengan baik mengapa awak kapal tersebut meninggalkan kapalnya
begitu saja. Seluruh mesin kapal masih berfungsi dengan baik, dan barang-barang
lainnya pun berada pada tempat semestinya. Yang sangat menarik dalam peristiwa
ini adalah bahwa, dikapal itu terdapat meja makan dengan sisa-sisa makanan yang
belum diangkat.
Tampaknya sesuatu telah terjadi tibatiba. Yang lebih aneh dari
itu adalah lenyapnya Kapal Houwitz pada waktu dan tempat yang sama. Pemerintah
Amerika yakin selama beberapa bulan bahwa kedua kapal tersebut diserang para
pembajak. Sebab, diperoleh tanda-tanda tentang adanya orang-orang tak dikenal
yang masuk kedalam kapal tersebut. Pemerintah menyandarkan anggapannya pada
informasi yang diberikan oleh kapal lain yang sempat melihat Carol Darling dan
melihat adanya seseorang dengan kepala merah melambai-lambai tangannya pada
mereka. Tidak diketahui dengan pasti apakah orang itu merupakan salah seorang
awak kapal ataukah bukan. Para penumpang dikapal asing tersebut juga
menginformasikan telah melihat kapal lain didekat posisi carol Darling. Tetapi
mereka tidak tahu pasti apakah kapal tersebut Houwitz atau bukan. Peristiwa
Segitiga Bermuda lainnya yang sangat menarik adalah hilangnya Syklob pada bulan
Maret 1917, dalam kondisi yang betul-betul misterius. Surat-surat kabar
memberitakan bahwa ahli-ahli maritime tidakpercaya bahwa kapal terbesar dalam
jajaran armada Amerika ini bisa raib begitu saja. 3 . Dari fenomena misterius
Segitiga Bermuda muncul berbagai cerita khayal. Sebagaimana halnya dengan
peristiwa-peristiwa yang dialami oleh kapal-kapal yang telah dipaparkan
terdahulu, maka gambarangambaran yang diberikan orang tentang Segitiga Bermuda
pun betul-betul misterius. Contoh untuk itu adalah peristiwa yang terjadi
kemudian. Yakni persitiwa yang terjadi sore hari tanggal 27 Februari 1935,
ketika penghuni hotel dipantai Dytona dan orang-orang yang sedang berjemur
dipantai itu dikejutkan oleh sebuah pesawat yang terbang rendah diatas mereka,
dan tiba-tiba menukik ke laut. Para penyelam dari tim SAR dikerahkan, tetapi
mereka tidak menemukan apapun.
Akan tetapi orang-orang yang ada disitu
menegaskan bahwa mereka betul-betul menyaksikan pesawat yang jatuh di laut
tersebut. Akan tetapi pelacakan tetap tidak menunjukkan tanda-tanda adanya
pesawat yang jatuh. Pada musim gugur tahun 1967, tatkala kapal pesiar Queen
Elizabeth I berlayar menuju Nassau, dua orang petugas yang berada dianjungan
menyaksikan sebuah pesawat kecil yang secara diam-diam dan tiba-tiba menyambar
kearah mereka dan kemudian jatuh ke laut. Queen Elizabeth I mencoba mencari
pesawat yang jatuh itu, tetapi tidak menemukan tanda-tanda apapun (Ibid hlm
69-70) 8Jin muslim sahabat saya itu terdiam . dari raut wajahnya saya bisa
menangkap bahwa dia terombang-ambing antara mengiyakan dan meragukan pendapat
saya.
Kemudian dia berkata, “Sekali waktu nanti, aku akan membeberkan kepadamu
lebih dari itu…”
P: “Tidak, tetapi akulah yang akan mengungkapkan
kepada dunia, insya Allah, rahasia Segitiga Bermuda yang penuh misteri itu.
Engkau tahu bahwa aku banyak tahu tentang hal itu.”
J: “Persoalannya memang seperti yang kau katakan
itu.”
P: “Sebenarnya peristiwa yang menimpa ekspedisi
ke-194, berikut ekspedisi-ekspedisi selanjutnya, yang telah membongkar adanya
Segitiga Yang lebih menakjubkan lagi adalah upaya yang dilakukan oleh para ahli
dalam memecahkan misteri tersebut dengan mengemukakan berbagai interprestasi
khayali, sampai-sampai sebagian dari mereka ada yang mengatakan bahwa Segitiga
Bermuda adalah daerah elekromagnetik. Pandangan seperti itu menginterprestasikan
peristiwa-peristiwa tersebut sebagai ulangan dari penampilan kembali
peristiwaperistiwa yang dulu pernah terjadi diwilayah tersebut karena adanya
lorong waktu (Time Tunnel). Artinya, diwilayah tersebut terdapat satu radius
yang bisa mengulang peristiwa-peristiwa yang terjadi pada masalalu. Atau di
Bermuda terdapat satu tempat yang bila dilalui akan terjadi peralihan tempat
dan waktu. Pesawat-pesawat dan kapal-kapal laut, berikut penumpang-penumpangnya
masih tetap hidup, tetapi berada di tempat dan waktu yang lain. Pandangan
seperti itu juga dikemukakan oleh para ahli, dan yang paling terkenal adalah
Ivan Sanderson.
Di wilayah yang disebut dengan Segitiga Bermuda ini, yang
untuk masa-masa terkemudian dijuluki dengan Kuburan Atlantik, terdapat kisah
ganjil yang sangat mengerikan, yang merupakan malapetaka yang menimpa ekspedisi
yang dilakukan oleh Skuadron ke-19 Amerika, yang kalau tidak karena peristiwa
tersebut, Segitiga Bermuda pasti tidak akan terkenal seluruh dunia dan tidak
akan menjadi project investigasi khusus FBI dan CIA. Pada Kamis Januari 1945
lima pesawat tempur jenis TTB30 Finger bertolak dari pangkalannya di Port
Louderdile di wilayah Florida, Amerika serikat. Kelima pesawat tersebut terbang
dalam misi rutin penyelamatan kapal-kapal yang mengarungi lautan. Ketika jam
menunjukkan pukul 15:15 petang, misi tersebut selesai dilaksanakan. Saat itu
komandan ekspedisi Ltn Udara Charles Tylor, memberi komando untuk kembali ke
pangkalan, sesudah berhasil melaksanakan tugas dengan baik. Kelima pesawat itupun
segera bergerak ke pangkalan. Tiba-tiba dan tanpa diduga datang peringatan
pertama terjadinya bahaya. Menara pengawas di Port Louderdile menerima kawat
dari komando ekspedisi ke-19 Letnan Udara Tylor yang membuat kaget Komander
Wersink yang bertanggung jawab dimenara pengawas.
Teks kawat tersebut berbunyi,
“Disini Letnan Charles Tylor, Komandan ekspedisi ke-19, apa bisa ditangkap…?
Mohon dijawab…Kami kehilangan petunjuk untuk kembali… kami tersesat… Saya tidak
dapat melihat daratan! Saya tidak tahu arah barat… semua yang ada disekitar
saya kacau… Aneh… bahkan wilayah tempat saya berada sekarang nyaris tidak saya
kenal… tampaknya… tampaknya… Tiba-tiba suara terputus dan kawatpun tidak ada
lanjutannya. Suasana hening dan mencekam. Sedangkan petugas yang berada
dimenara pengawas Komander Wersink mengalami ketegangan luar biasa. Menitmenit
sesudah dia menerima kawat itu, adalah saat-saat yang sangat berat baginya.
Sebelum hilang ketegangan yang mencekam dirinya, dia segera melakukan kontak
dengan komandan ekspedisi ke-19. Akhirnya jawaban diterima: “Saya tidak tahu
dimana saya berada. Sepertinya saya tersesat Bisa didengar? Mohon dijawab…”
lagi-lagi hubungan terputus. Segera Komander Wersink mengerahkan Tim SAR yang
berada di bawah komandonya, dan memerintahkan agar secepatnya menyelamatkan
ekspedisi ke-19. Dengan kecepatan penuh, berangkatlah pesawat tempur AL dengan
membawa 13 personil yang sangat berpengalaman dalam tugas-tugas penyelamatan,
untuk menyelamatkan ekspedisi tersebut.
Ketika tim SAR itu sampai ditempat yang
dituju, terjadilah peristiwa yang sama sekali tidak pernah diduga. Bahkan tidak
9Bermuda, bukanlah ekspedisi-ekspedisi yang pertama kali mengalami nasib malang
ditempat yang misterius itu.5 akan bisa dibayangkan oleh siapapun. Sebab ketika
berada pada saat-saat yang demikian kritis itu, tiba-tiba tim SAR itu lenyap
dibalik kabut misterius tanpa meninggalkan jejak sedikitpun, kecuali laut yang
membisu, dan berakhir semuanya hingga disitu. Sekuadron yang terdiri dari lima
pesawat tempur dengan 14 awaknya, lenyap begitu saja, disusul oleh Tim SAR yang
terdiri dari 13 personil yang sangat berpengalaman dalam tugas-tugas
penyelamatan seperti itu. Salah seorang penerbang yang saat itu melakukan
pengawalan dari jarak yang agak dekat dengan tempat kejadian menegaskan bahwa
alat pencatat berita yang ada dipesawatnya juga menangkap kawat sejenis yang
dikirimkan oleh Letnan Charles Tylor ke pangkalan Forest Louderdile yang
berbunyi sebagai berikut: “Disini Letnan Charles Tylor… Komandan Skuadron ke-19
Bisa didengar? Minta dijawab! Sekarang saya tahu dimana saya berada… Akhirnya
saya tahu dimana posisi saya! Saya berada di ketinggian tidak kurang dari 2300
kaki. Tetapi ada sesuatu yang tidak wajar, Tidak, tetapi yang saya lihat adalah
mustahil merupakan sesuatu yang wajar! Bisa didengar? Minta Dijawab! Segala
sesuatu didepan saya beregrak kearah saya dan menghalangi saya. Saya bergerak
dengan sendirinya… Dapat didengar? Minta dijawab! Kecepatan 100 mil. Seluruh
kompas berjalan seakan-akan dikendalikan sesuatu. Masing-masing menunjukkan
arah yang berbeda-beda Dapat didengar? Minta dijawab…” Pesan lain yang bisa
ditangkap dilayar radar di pangkalan Louderdile menunjukkan suara Tylor yang
ditujukan kepada tim SAR, “Jangan mengikuti saya… Sedapat mungkin jangan mengikuti
saya… Janganmendekat…” Dalam pesan yang lain suara Tylor mengatakan , “berakhir
sudah… jangan mendekati kami… jangan mendekat… Tidak ada gunanya sama sekali!
Mereka adalah pendatang dari luar angkasa! Mereka… Mereka adalah penghuni
planet lain! Begitulah yang saya lihat… Saya ulangi… Semuanya sudah berakhir…
Bisa didengar? Minta dijawab! Semuanya sudah berakhir!” 5 Vincent Cadys,
seorang spesialis peristiwa-peristiwa misterius kelautan, dan sekaligus orang
pertama yang menggunakan sebutan Segitiga Bermuda, mengatakan bahwa daerah ini
(Segitiga Bermuda) adalah daerah yang sangat berbahaya bagi pelayaran dan
penerbangan.
Daerah inilah yang bertanggung jawab bagi hilangnya tidak kurang
dari 100 pesawat dan kapal laut, yang korbannya mencapai lebih dari 1000 orang.
Sebagian besar peristiwa misterius tersebut terjadi pada tahun 1945. Dalam
semua peristiwa itu baik pesawat maupun kapal laut betul-betul hilang tanpa
jejak, dan tidak meninggalkan korban sebagaimana yang terjadi, misalnya, pada
kapal yang dihantam ombak atau pesawat jatuh, yang kemudian memperlihatkan
mayat-mayat mengapung. Ketika terjadi peristiwa seperti itu, anehnya laut dalam
keadaaan tenang dan cuacapun sangat baik. Sementara itu, Charles Berlins,
penulis buku Bermuda Triangle memaparkan secara panjang lebar dalam bukunya
yang terakhir, Without a Trace, tentang hilangnya berbagai pesawat dan kapal,
yangdimulai dari kapal Prancis Rousalie yang melewati daerah ini pada tahun
1940. Mesinnya tetap baik dan muatannya pun tidak terusik. Tetapi kapal itu
kosong (tidak berpenumpang maupun berawak), dan berakhir dengan raibnya kapal
barang besar milik Amerika Serikat. Anita, dengan muatan 20.000 ton, pada
tanggal 23 Maret 1973. Sebelum itu yakni pada tahun 1972 hilang pula diwilayah
tersebut seorang bernama Hary Silatszcky. Nasib yang sama dialami pula oleh
sebuah kapal Belanda, Herminea, yang ditemukan oleh seorang pengawal pantai
yang sedang berlayar didekat kapal tersebut. Herminea berlayar seakan tanpa
tujuan didekat pantai selatan Inggris pada tahun 1949. Kapal ini ditemukan
tanpa layar, yang membuktikan bahwa ia bekas dihantam badai. Akan tetapi ketika
pengawal pantai tersebut naik ke kapal itu, ternyata dia tidak menemukan
seorang penumpangpun. Tampaknya seluruh penumpang telah meninggalkan kapal layar
itu. Yang aneh adalah bahwa kapal tersebut mempunyaipelampung yang masih
tersimpan rapi.
Akan tetapi disitu tidak ada tanda-tanda bahwa kapal layar ini
pernah mengalami gangguan. Semua barang tersusun rapi ditempatnya, tetapi tanpa
penumpang dan awak kapal. Terdapat pula peristiwa yang jauh lebih misterius
yang berkaitan dengan kapal Inggris Ilian Austin. Pada musim semi tahun 1881
kapal ini mengarungi samudra dalam perjalanannya menuju pelabuhan San Juan di
10
J: “Memang masalah ini sudah terjadi sejak lama
sekali, sampai-sampai para nelayan takut memasuki wilayah tersebut. Yang sangat
ditakutkan adalah bahwa orang yang meneliti tempat itu akan mereka tangkap,
manakala dia berani memasuki wilayah tersebut tanpa izin.
P: “Apakah izin tersebut bisa diperoleh dengan
membakar kemenyan?” Tanya saya
J: “Ya, kadang-kadang…” jawabnya
P: “Bagaimana caranya?” Tanya saya heran
J: “Sebagian dari mereka melakukan jual beli
dengan Iblis, dan mengatakan, “kami berlindung kepada penguasa tempat ini dari
segala mara-bahaya’. Persis seperti yang pernah dilakukan orang-orang saat
mereka akan melalui padang pasir dan tempat-tempat yang dianggap angker. Atau,
kapal dan pesawat yang melalui wilayah itu membawa paranormal yang mempunyai
perjanjian dengan setan. Kalau tidak demikian, maka kemungkinan besar pesawat
dan kapal tersebut, berikut para penumpangnya, akan mereka tangkap. Kadang
mereka cukup menangkap para penumpangnya saja, untuk mereka jadikan bahan
penelitian di kerajaan Iblis, atau dijadikan korban kepada Iblis yang memang
sangat gembira melihat kematian manusia, khususnya kalau di akhir hidup mereka
tidak berada dalam Islam. Pengorbanan itu lazimnya dilaksanakan dihari-hari
besar Iblis.
P: “Akan tetapi, mengapa mesti merampas pula
pesawat dan kapal-kapal itu?” Tanya saya kurang mengerti
J: “Kapal-kapal dan pesawat-pesawat itu
ditempatkan ditempat tertentu, ditutup dengan sinar tertentu hingga kasat mata,
atau dikelilingi oleh ribuan setan, persis sihir yang membawa seorang prajurit
yang tiba-tiba melemparkannya di depanmu, dan engkau tidak akan bisa melihatnya
sebelum mereka meninggalkan tempat itu.”
P: “Saya tahu bahwa engkau tidak mau menyampaikan
hal itu kepadaku selengkapnya.”
J: “Saya tidak akan mengatakan lebih dari itu,”
jawabnya
P: “Akupun tidak akan memberitahumu apa yang telah
kuketahui. Akan tetapi aku akan menyampaikan kepada dunia berbagai penemuanku
yang telah menghabiskan biaya lebih dari 10.000 dollar.”
J: “Apa itu?” tanyanya penuh perhatian New
Finland. Ketika sedang mengarungi lautan. Dan masih banyak lagi hal-hal
misterius lainnya yang berhubungan baik mengenai misteri Segitiga Bermuda
maupun makhluk luar angkasa, yang bersumber dari ratusan saksi mata.
P: “Engkau tau sesuatu, dan akupun tau sesuatu
pula. Pada waktunya nanti kita akan membeberkan semuanya.” Kendaraan Setan dan
Kapal Cahaya, dan Bukan mahluk Luar Angkasa (Alien) Saya bertanya kepadanya,
“Bagaimana pendapatmu tentang orang yang mengatakan adanya kapal cahaya yang
sering kali muncul di lautan, dan ia ikut terlibat dalam “pembajakan”
kapal-kapal yang hilang itu?”
J: “Apa yang kau maksudkan?”
P: “Mereka mengatakan bahwa ada makhluk luar
angkasa, dan merekalah yang melakukan perbuatan-perbuatan yang mencelakakan
itu, dalam arti bahwa Segitiga Bermuda itu merupakan pusat penelitian
makhluk-makhluk cerdas dari planet lain. Bagaimana pendapatmu tentang itu?”
J; “Bukan, bukan mereka. Sebab sekalipun aku telah
melakukan penerbangan lebih dari seratus kali ke berbagai penjuru ruang
angkasa, aku belum pernah melihat makhluk-makhluk luar angkasa. Sedangkan
Segitiga Bermuda, sebagian rahasianya sudah aku sampaikan kepadamu.”
P: “Jadi, engkau memang punya informasi lebih dari
yang engkau katakan kepadaku, betul kan?”
J: “Tentu saja, tetapi itu rahasia.”
P: “Apakah juga merupakan rahasia untukku, sesudah
kita melakukan perjanjian selama ini? Kalau begitu, mari kita lakukan
perjanjian persahabatan atas nama Allah.”
J: “Aku bersumpah atas nama Allah yang Maha Agung,
bahwa aku betulbetul menyukaimu berdasarkan agama Allah. Aku tidak pernah
berada dirumah seorang manusia begitu lama seperti aku berada dirumahmu
sekarang.
P: “Akupun menyukaimu dalam cinta sebagaimana yang
dikehendaki Allah.” Makhluk Cerdas Selain Jin, Manusia dan Malaikat Saya
berkata kepada Jin Muslim tersebut, “Tetapi bagaimanapun saya yakin akan adanya
makhluk cerdas lain selain manusia, jin dan malaikat. Tetapi mereka berada di
planet lain yang bukan planet bumi kita ini.”
J: “Tidak ada salahnya, Allah Maha tau tentang
itu. Akan tetapi apa dalilmu?” Katanya balik bertanya
P: “Dalil rasional yang ada dalam pikiranku, dan
dalil Al-qur’an yang aku ketahui.”
J: “Coba, ajarkan kepadaku apa yang telah
diajarkan Allah kepadamu.”
P: “Tentang mereka itu, Allah SWT berfirman,
Allah-lah yang menciptakantujuh langit dan bumi seperti itu pula. Perintah
Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha kuasa atas
segala sesuatu, dan sesungguhnya Allah, ilmu-nya benar-benar meliputi segala
sesuatu. (Atthalaq 12)
J: “Apakah menurutmu bumi ini juga tujuh?”
P: “dari penegasan ayat tersebut, memang begitu.”
J: “Juga ada makhluknya seperti kita?”
P: “Apakah
yang seperti itu sulit bagi Allah untuk menciptakannya, sedangkan Allah SWT
telah berfirman, Sesungguhnya urusanNya adalah, jika Allah menghendaki sesuatu,
maka jadilah ia. Masih ada pula dalil rasional.”
J: “Apa itu.” Tanyanya
P: “ Tidakkah masuk akal bahwa seorang arsitek
yang membangun Empire Building yang berlantai 102, yang katanya merupakan
bangunan paling tinggi didunia itu, hanya sanggup membangun satu gedung saja?”
J: “Tentu saja tidak,” jawabnya
P: “Jadi seperti itu pulalah halnya. Allah SWT
tidak diragukan lagi telah menciptakan berbagai makhluk. Tidak penting bagi
kita untuk mengetahui semuanya. Sebab akal kita tidak akan sampai. Adalah tidak
diragukan lagi bahwa ketujuh bumi yang disebutkan dalam Al-qur’an itu tidak
diciptakanNya tanpa tujuan apapun. Dan bahwasanya ia dihuni oleh
makhluk-makhluk yang bisa jadi lebih tua daripada kita, dan bisa jadi lebih
tinggi ilmunya daripada kita.
Sebab, kalau tidak demikian, mengapa setiap
rasulullah SAW memasuki satu desa selalu mengatakan, “Ya Allah, Tuhan tujuh
langit dan baying-bayangan yang diperlihatkannya, Tuhan tujuh bumi dan
penghuninya, Tuhan setan dan kesesatan yang dilakukannya, Tuhan angin dan
hembusannya, kami memohon kepadaMu kebaikan desa ini dan kebaikan penduduknya,
kami berlindung kepadamu dari kejahatannya, kejahatan penghuninya, kejahatan
segala yang ada didalamnya. Ini merupakan dalil bahwa ketujuh bumi itu dihuni
oleh sesuatu yang tidak kita ketahui. Allah Maha Tahu tentang semua ini.
J: “Apakah ada bukti tentang adanya komunikasi
yang telah maju itu dengan manusia diplanet bumi ini?”
P: “Banyak peristiwa telah terjadi. Akan tetapi
saya yakin bahwa hubungan itu adalah hubungan antara jin yang sudah maju, atau,
tegasnya jin yang telah ditundukkan untuk melakukan sesuatu bersama13 sama
manusia yang menjadi pemimpinnya. Sebab, ciri-ciri yang engkau sebutkan tentang
makhluk-makhluk tersebut sangat mirip dengan cirri-ciri jin. Sebagian besar
dari mereka besar-besar. Saya pun tahu bahwa jin bisa menampakkan diri dalam
sosok yang tinggi- besar, disamping bahwa aroma mereka sering kali wangi.”
Sesaat sahabt saya itu terdiam, kemudian berkata, “Memang benar, sosok dan
aroma seperti itu adalah sosok dan aroma jin.” Makhluk Luar Angkasa dan Sedikit
Rahasia Tentangnya
P: “Bagus, tukas saya, “Aku akan ceritakan
kepadamu wahai Musthafa, (jin tersebut mengaku demikian) tentang sebagian cirri
dan gambaranmereka, agar engkau bisa menyampaikan pendapatmu kepadaku.”
J: “Baik, Insya Allah, aku akan mengemukakan
pendapatku dengan sebenar-benarnya,” katanya pula Kemudia saya bercerita
kepadanya bahwa, “Salah seorang diantara orang-orang Amerika yang pernah
melihat benda asing yang berkaki tujuh, sekali waktu melihat segerombolan
manusia atau makhluk-makhluk yang mirip dengan manusia, berada dikebunnya.
Mereka bersembunyi diantara pohon-pohon anggur yang ada disitu. Dengan marah,
orang Amerika itu mengawasi orangorang yang dengan seenaknya mencuri hasil
kebunnya.
Dia tidak bisa menahan diri. Dia segera keluar dari rumahnya, dan
menuju ke arah orang-orang yang dikiranya pencuri-pencuri biasa. Akan tetapi,
ketika Mash, demikian nama lakilaki itu, berada kurang lebih 10 m dari
gerombolan pencuri itu, tiba-tiba salah seorang diantara pencuri itu menghadap
kearahnya, dan membidikkan suatu senjata yang ada ditangan kanannya. Kemudia
memasukkan senjata itu ke sarungnya yang tergantung di pinggang kirinya. Mash
merasa seluruh tubuhnya lemas, dia tidak bisa menggerakkan kepala maupun
anggota tubuh lainnya. Dia tidak bisa merasakan sesuatu untuk selamanya. Sesudah
peristiwa tersebut, dan setelah bisa menjawab beberapa pertanyaan.
Masj
mengatakan bahwa makhluk-makhluk itu pendek-pendek sekitar 160 cm tingginya.
Kepalanya sangat besar dan tidak sebanding dengan tubuhnya yang kecil dan
pendek. Kepala mereka melekat dikedua pundak mereka, tanpa leher. Mash juga
menuturkan bahwa makhluk-makhluk itu berambut. Mulutnya seakan sebuah lubang
menganga, dan matanya mirip mata manusia, tetapi tidak beralis. Kulitnya
berwarna terang, mirip kulit penduduk Eropa bagian tengah. Kedua pundaknya
lebih lebar sedikit dari kepalanya. Mash melihat bahwa dua makhluk yang berada
didekatnya memiliki dua tangan dan kaki. Tetapi dia tidak sempat melihat tangan
dan telapak kakinya. Kedua makhluk yang tak dikenalnya itu mengenakan pakaian yang
lembab, tanpa sambungan, dan ketat mencetak sekujur tubuh mereka. Dipinggang
kanan kedua makhluk itu tergantung senjata, sedang dipinggang kirinya
tergantung ransel besar. 14 Mash mengatakan, “kedua makhluk tak dikenal itu
kembali menuju pesawat mereka, yang tingginya kira-kira 2,50 m. Mereka terus
menatapnya dari cockpit pesawat mereka, yang agaknya terbuat dari bahan sejenis
kaca. Pintu pesawat kemudian ditutup, dari bawah keatas. Sehingga kaki-kaki
mereka menjadi tidak terlihat. Pesawat itu take-off dengan menyemburkan cahaya
yang sangat menyilaukan. Kemudian tanpa suara sedikitpun, naik keatas. Ketika
telah naik kira-kira 30 meter, tiba-tiba pesawat itu lenyap dari pandangan,
seakanakan sebuah sinar yang tiba-tiba padam.”6
J: “Aku bersumpah kepadamu dengan nama Allah,
bahwa mereka adalah Jin. Akan tetapi, lazimnya, mereka menampakkan diri dalam
sosok yang lebih tinggi dan besar daripada sosok mereka yang sesungguhnya.
P: “Darimana mereka datang menurutmu?”
J: “Entah, tetapi mungkin saja mereka itu adalah
penghuni ruang cahaya yang terdapat diantara sinar merah dan awan. Atau,
penduduk yangdatang dari dasar samudera.”
P: “Engkau harus melihat salinan asli dari surat
yang dikirimkan oleh jin yang bernama Aksea berikut stempel-stempelnya ini.”
Dengan hanya melihat stempel yang tertera pada surat yang saya tunjukkan itu,
mata sahabat saya itu bersinar; lalu berteriak, “Ini memang stempel Jin.”
P: “Bagaimana pendapatmu?” Tanya saya selanjutnya
J: “Saya pernah melihat stempel ini beberapa kali,
dan juga yang sejenis ini. Saya bisa menceritakan kepadamu dengan mudah bahwa
setempel ini adalah stempel jin atau manusia. Singkatnya saya katakan bahwa ini
merupakan ulah yang dikait-kaitkan oleh kepada manusia. Penduduk Omo itu adalah
penduduk negeri Jin yang beragama Masehi. Stempel yang mereka bubuhkan disini
bergambar salib dengan beberapa palang. Lebih dari itu, sifat mereka adalah
sifat jin, dan aroma mereka aroma jin. Namun sayangnya makanan mereka adalah
seperti makanan setan.
P: “Benar, sampai-sampai dalam beberapa hal mereka
menggambarkan tangan sebagai tangan yang melaksanakan berbagai tugas, dengan
jari-jari dalam bentuk yang terpampang jelas. Itulah biasanya yang menjadi
ciri-ciri jin, disamping kemampuannya untuk menampakkan diri dalam berbagai
bentuk, serta kecepatan bergerak dan menggunakan peralatan 6 Sumber Johannes
Van Petler, yang diterjemahkan kedalam bahasa Arab berjudul Qishshhah Al-
AtthbaqAtthairah. Hal 214-215 15 yang membawa mereka dengan kecepatan yang
betul-betul sulit dipercaya. Selain itu, mereka juga mempunyai tangan yang
panjang dan besar sekaligus.
Selanjutnya saya mengatakan pula kepadanya,
“Bersediakah engkau melihat beberapa lukisan yang kubuat berdasar informasi
yang disampaikan oleh seorang Inggris bernama John, yang menceritakan tentang
penyeretan dirinya (oleh jin) sebelum peristiwa yang sama yang dialami oleh
sekelompok orang-orang yang belum pernah terjadi sebelumnya. Catatan-catatan
itu diperoleh melalui Hipnotis.
J: “Benar, benar,” jawabnya Kemudian, sesudah saya
menyodorkan beberapa gambar kepadanya, tiba-tiba dia tersenyum, lalu berkata,
“tidakkah engkau perhatikan wajah keduanya. Ia betul-betul mirip dengan sosok
jin yang sebenarnya. Perhatikan pula tanduk yang dulu pernah engkau tanyakan
kepadaku.”
P: “Ya, ya memang
benar. Tetapi, bagaimana pula pendapatmu tentang kedua gambar yang mirip
baying-bayang cahaya manusia?”
J: “Kalau ini benar, maka keduanya adalah jin pada
saat ia menampakkan diri dalam bentuk lain, atau ia berada dalam sosoknya yang
asli, tetapi tersembunyi dibalik pakaian itu. Kedua-duanya bergerak
denganberselubung pakaian tersebut.”
P: “Apakah
yang demikian ini bisa mereka lakukan dengan mudah?”
J: “Tentus saja mudah, bahkan lebih mudah
dibanding menampakkan diri dalam wujud manusia dan bergerak dengan jasad mereka
tanpa selubung. Jika saya, misalnya memperlihatkan diri dalam sosok seperti
yang sekarang saya pergunakan dihadapanmu ini, maka beratku sekitar 115 kg, dan
aku masih bisa bergerak dengan ringan dan mudah. Lantas, apakah sulit bagiku untuk
mengenakan pakian yang beratnya hanya 5 sampai 20 kg saja? Jelas sekali bahwa
dunia barat tidak bisa memahami tentang sejauh mana Allah SWT telah
menganugerahkan kepada kami kemampuan untuk menampakkan diri dalam berbagai
bentuk.”
P: “Memang
betul demikian, sampai-sampai dalam suatu peristiwa yang mereka ceritakan,
mereka mengatakan bahwa, salah seorang diantara mereka pernah melihat seorang
perempuan berbadan burung yang sangat aneh. Ia berambut pirang, tetapi
tiba-tiba rambutnya berganti menjadi hitam. Alih-alih mereka menganggap bahwa
makhluk itu telah mengecat rambutnya dalam waktu sangat singkat, mereka bahkan
menganggap bahwa perempuan yang kedua itu adalah perempuan lain yang berwajah
sama, atau saudara kembarnya. Padahal sebenarnya keduanya adalah wanita yang
sama. Dia adalah jin perempuan yang mempunyai kecakapan merubah bentuk. 16
Seterusnya saya mengatakan, “Maukah engkau mendengarkan kisah tentang
ditawannya Antonio da Silva, dan melihat gambar yang menegaskan bahwa para
penawannya adalah dari kalangan jin . Ya, sekadar untuk menambah keyakinanmu
saja.”
J: “Ya, ya tidak ada salahnya…” jawabnya
P: “Pemuda Brazil ini pergi menangkap ikan, tetapi
ternyata dia menghilang selama bermingguminggu. Tiba-tiba dia muncul kembali
dengan membawa cerita tentang bagaimana dia ditangkap oleh tiga makhluk kerdil.
Dua diantaranya mengenakan pakaian keras seakan-akan terbuat dari logam.
Sedangkan makhluk yang ketiga lebih tinggi sedikit dari yang dua itu. Kira-kira
tingginnya 1,25 meter. Dia tidak mengenakan pakaian logam seperti yang
dikenakan oleh dua makhluk lainnya. Ketika mereka tiba ditempat kediaman
mereka, tahulah pemuda itu bahwa makhluk yang ketiga itu adalah pemimpin
mereka, Pemuda Brazil itu melihat ada tonjolan besar dikepala makhluk yang
ketiga itu. Sang pemimpin berambut panjang dengan warna merah. Ujungnya sampai
kepantatnya.Dia juga melihat adanya gelambir didagunya yang memanjang hingga
keperutnya. Alis setebal dua jari terlihat hampir menutupi seluruh dahinya.
Kulitnya tergolong terang, bermata bulat, namun lebih besar ukurannya bila
dibanding mata manusia. Putih matanya terlihat lebih bersih ketimbang putih
mata manusia. Kedua matanya selalu berkedip.
Antonio tidak melihat adanya batas
pinggir matanya. Seluruh sisa tubuhnya nyaris tertutup bulu tebal. Hidungnya
terlihat panjang dan runcing, tampak mencuat dan sangat berbeda dengan hidung
manusia pada umumnya. Telinganya betul-betul simetris, bagian bawahnya mirip
telinga manusia, namun bagian atasnya lebih bulat. Mulutnya lebih kecil dibanding
mulut manusia, mirip mulut ikan7. Ketika mereka berbicara satu sama lain,
pemuda Brazil itu tidak melihat adanya gigi pada mulut mereka.8 Yang penting
untuk diingat tentang kisah ini adalah bahwa sosoknya yang mirip manusia itu
telah membuat pemuda Brazil itu tidak terlalu takut. Sesudah itu Antonio tidak
ingat apa-apa dan mereka bawa ke suatu tempat, entah dimana…” Jin muslim itu
menegaskan secara pasti tentang semua cirri tersebut, dan menegaskan pula bahwa
yang demikian itu adalah cirri-ciri jin, sekalipun dia tidak melihat gambarnya. Secara meyakinkan Jin muslim itu mengatakan, “Tidak diragukan lagi bahwa dia
mempunyai gigi, tetapi bentuknya panjang dan mengarah keatas dibanding gigi
manusia.”
J: “Mereka itu jin, “komentar sahabat saya.”
Bentuk yang merupakan bayang-bayang seperti asap itupun jin, yang biasa
melakukan pemanggilan roh si Anu (yang sudah meninggal), atau bahkan roh Yesus
dan Bunda Maria. Semuanya itu merupakan ulah setan yang aku kenal betul. Aku
tahu betul bagaimana jin-jin Nasrani menggunakan cara itu . Bahkan digunakan
pula oleh jin-jin non Kristen lain jika manusia ingin memanggil roh orang-orang
tertentu. Engkau jangan lupa, saudaraku, bahwa aku dulu pernah memeluk agama
Nasrani.” Selanjutnya sambil tersenyum dia mengatakan, “Aku bersumpah kepadamu,
wahai saudaraku, bahwa dia adalah jin. Mungkinkah ada jin tidak kenal kaum dan
bangsanya sendiri? Bahkan semua peristiwa yang engkau ceritakan padaku tadi,
adalah peristiwa-peristiwa yang direkayasa oleh jin.
Seluruh karakternya cocok dengan
cirri-ciri mereka. Akan tetapi, masih ada sesuatu yang belum pernah engkau
sebutkan.Yakni tentang gerak makhluk tersebut. Sebab gerakan Jin, sungguh,
sangat cepat sekali untuk ukuran manusia.” Saya memotong ceritanya dengan
mengatakan , “Ada peristiwa lain yang mereka sebut dengan kasus Palvidares,
yang diabadikan oleh Fabio Therba dalam buku ilmiahnya yang berjudul UFO and
The Secrets. Disitu, antara lain, diceritakan bahwa ada seorang Amerika Latin
bernama Carlos Palvidares yang tinggal di Buenos Aires. Suatu hari Palvidares
berangkat menuju suatu perkebunan. Tiba-tiba dia melihat tiga sosok
bergerak-gerak diatas air danau dekat gubuk yang ada ditempat itu, tanpa air
itu sendiriikut bergerak. Seakan-akan mereka adalah makhluk yang tergantung di
udara. Palvidares mendekati mereka sampai jarak sekitar 80 m.
Ternyata ketiga
makhluk itu terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan. Palvideres
memanggil-manggil mereka, sehingga ketiga makhluk itu menoleh kearahnya, dan
segera bersembunyi dibagian lain danau itu. Mereka menjauh sejauh kira-kira
300m. Palvidares betul-betul terkejut, karena dia tidak mengerti dengan cara
apa mereka berpindah secepat itu. Yang perempuan tingginya sekitar 160 cm dan
berpakaian hitam. Rambutnya yang juga hitam terlihat panjang ketika dia
bergerak-gerak. Dibagian bawah betisnya terdapat sepasang sirip yang mengarah
kesamping, mirip sayap. Sedangkan yang laki-laki, keduanya sedikit lebih pendek
daripada yang perempuan. Palvidares bisa memastikan hal itu ketika mereka
bertiga berdiri berdampingan. Kedua laki-laki itu memiliki tinggi yang
betul-betul sama.
Keduanya seakan-akan telanjang. Kulit mereka yang mirip kulit
manusia yang terjemur matahari. Ternyata kedua laki-laki itu tidak telanjang,
tetapi mengenakan semacam pakaian ketat yang tidak memiliki sambungan. Keduanya
berambut coklat, dan menempel di kulit kepalanya sedemikian rupa, seakan-akan
dilekatkan dengan lem. Ternyata kulit mereka putih. Berdahi lebar dan bermata
kecil. Mereka berjalan tanpa menggerakkan tangan dan kaki 18 mereka.
Seakan-akan anggota tubuh mereka terpancang pada tubuh mereka. Ketika
Palvidares melihat mereka untuk kesekian kalinya, dia melihat sebuah kendaraan
listrik, dengan sinar sangat terang. Kendaraan itu berukuran 5 x 6 meter;
dengan tinggi antara 2 sampai 3 meter. Kendaraan itu memancarkan sinar terang
dengan radius sekitar 40 meter, mirip sinar yang keluar dari sebuah proyektor
digedung bioskop. Sinar itu mengenai wajah Palvidares, dan dia merasakan
sekan-akan matanya menjadi buta. Panas yang dipancarkan oleh cahaya itu,
membuat Palvidares mengurungkan niatnya untuk lebih mendekati mereka. Dia turun
kedalam air dan mencoba mendekati makhluk asing itu sampai jarak sekitar 150 m.
Tetapi dia tidak bisa lebih dekat lagi, karena tiba-tiba sebuah dinding tak
terlihat menghalangi geraknya dari arah depan. Rintangan tak terlihat itu terus
mendesaknya, betapapun dia mencoba melawannya kendaraan itu terus mengikuti
gerak mereka dengan jarak 30 atau 40 meter. Merek terus-menerus bergerak dari
satu tempat ke tempat lain. Si perempuan tampaknya adalah pemimpin mereka, dan
dia selalu berada didepan. Sekaliwaktu, ketika dia mengangkat tangannya dan
menunjuk ke arah kendaraan listrik itu, maka salah satu diantara kedua makhluk
laki- laki yang mendekati kendaraan itu segera menjauh darinya sejarak 30 m.
Sesudah itu ketiga makhluk asing tersebut menjauh dengan cepat, seakan-akan
membentuk tiga garis diatas tanah.
Mereka merubah diri dalam bentuk lain yang
tidak begitu jelas dalam pandangan Palvidares. Tetapi dia bisa melihat adanya
seekor babi yang melengking ketakutan, yang jungkir balik diterjang oleh suatu
makhluk dengan kecepatan yangsulit dibayangkan. Segera sesudah itu, Palvidares
mencium bau wangi. Tidak lama kemudian, dia merasa mengantuk dan lemas untuk
beberapa saat lamanya. Ketika kondisinya pulih kembali, dia tidak lagi melihat
makhluk-makhluk asing dan benda bercahaya yang telah menarik perhatiannya
selama lebih dari satu setengah jam itu. Sejak peristiwa itu, babi dan beberapa
ekor ternak yang kabur dari kandangnya akibat terjangan benda terbang tak
dikenal itu, tidak mau kembali ke kandangnya, sekalipun Palvidarestelah
mencarinya kesana kemari.” Jin muslim sahabat saya itu tersenyum, lalu berkata,
“Apa komentarmu terhadap peristiwa tersebut?”
P: “Tentu
saja mereka adalah jin,” jawab saya, “Kecepatan bergerak seperti itu, hanya
merekalah yang bisa melakukannya. Tentang tabir tak terlihat yang menghalangi
Palvidares untuk mendekat, saya piker itu hanyalah rasa takut yang membuat dia
tidak bisa bergerak. Bau harum, adalah bau yang memang biasa ada pada jin.
Sedangkan babi dan binatang-binatang lain yang dapat melihat wujud mereka yang
19 sebenarnya, tidak mau pulang lagi ke kandang mereka, karena mereka tahu
bahwa kawan-kawan makhluk asing itu kini menetap di kandang mereka. Anak-anak
kecil yang masih berusia satu hingga dua tahun,9 dapat melihat jin dalam bentuk
mereka yang asli, sebagaimana yang disebutkan oleh Rasulullah SAW dalam salah
satu haditsnya yang berbunyi, “Jika kalian mendengar ringkikan keledai, maka
mintalah perlindungan kepada Allah dari gangguan syetan. Sebab, keledai
tersebut telah melihat setan. Dan jika kamu mendengar kokok ayam jantan, maka
mintalah kepada Allah anugerahNya, sebab ayam jantan itu sedang melihat
malaikat.”
J: “Sekarang engkau sudah tahu secara lengkap.
Karena itu kemukakanlah kebenaran yang engkau ketahui ke seluruh dunia,
sehingga tidak ada lagi kegelapan yang ditimbulkan oleh tipu muslihat jin dan
yang berbentuk karena dugaan-dugaan salah.
P: “Aku betul-betul heran, mengapa para
cendikiawan barat tidak bisa memahami bahwa disekitar mereka ada jin dan setan,
sedangkan salah seorang diantara mereka, yakni Salvador Frexido dari Purtorico,
jelasjelas mengakuinya. Dalam bukunya yang berjudul Akal-Batin Setan (dalam Bhs
Indonesia), dia mengatakan, bau harum yang tersebar ditempat turunnya
makhluk-makhluk tak dikenal, tidak membuktikan apapun kecuali bahwa
makhluk-makhluk itu adalah setan. Kita bisa mengungkapkan hal itu dengan
ungkapan lain, bahwa dalam banyak kasus datangnya Iblis ke suatu tempat, maka
kedatangannya tidak mungkin dia lakukan kecuali dalam makhluk tak dikenal,
disamping kemampuannya untuk menampakkan diri dalam bentuk manusia.” Menjelajah
Segitiga Bermuda Jin Muslim sahabat saya mengatakan, “Aku maumenyampaikan kepadamu
suatu berita yang sangat penting. Amerika, Inggris dan Jerman bermaksud
membongkar rahasia Segitiga Bermuda. Mereka membuat satelit baru yang khusus
memantau wilayah ini, disamping satelit-satelit 9 Anak saya, Ronda, yangberumur
satu tahun tiga bulan, dapat melihat Jin Muslim sahabat saya dalam bentuknya
yang hakiki. Dia berteriak-teriak, “Dia kelihatan, Ini dia Habib …” dalam logat
bayi yang kurang jelas. 10 Al Bukhari dan Muslim meriwayatkan dalam Shahihnya
masing-masing. Dari Jabir r.a seperti yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, Jabir
mengatakan bahwa Rasulullah SAW berkata, “Apabila kamu sekalian mendengar
lolongan anjing dan ringkik keledai di malam hari, maka mohonlah perlindungan
kepada Allah. Sebab mereka melihat sesuatu yang tidak kamu lihat.”
yang
telah mereka lncurkan sebelumnya. Ternyata mereka tidak menemukan apa-apa.
Cobalah katakan pada mereka hendaknya mereka jangan terlalu memperturutkan
ambisi mereka. Sebab negeri yang ada disitu tidak akan pernah dapat terlihat,
dan sudah sangat tua sekali usianya.
Tidaklah mungkin bagi kalian untuk
membongkar rahasianya.tetapi mereka tidak akan membahayakan kalian, sepanjang
kalian tunduk kepada Tuhan.” Segitiga Formosa dan Kepemimpinan Iblis Saya
bertanya pula kepadanya, “Bagaimana pendapatmu tentang daerah lain yang disebut
‘Pusaran Setan’ di Formosa,12 yaitu suatu kawasan berbentuk segitiga mirip
Segitiga Bermuda. Orang-orang menyebutnya dengan ‘Segitiga Pusaran Setan
Formosa’? Dikawasan ini terjadi pula peristiwa persis yang terjadi di Bermuda,
bahkan sementara orang menganggapnya jauh lebih berbahaya
J: “Apakah itu daerah yang merupakan pusaran air
yang tersembunyi?” tanyanya 11 Lembaga Meterorologi dan Geofisika Amerika
mengorbitkan satelit guna menyingkap misteri Bermuda dan memantau tempat-tempat
tertentu dimuka bumi. Akan tetapi sekali waktu, tiba-tiba saja dan dengan
sangat mengejutkan pesan-pesan dan suara-suara yang ditangkapnya saat melintas
di wilayah Bermuda terputus begitu saja. Profesor Wyne Mitchgeon ditugasi untuk
meneliti peristiwa itu. Hasil penelitiannya menyimpulkan bahwa, “Kita sedang
berbicara tentang suatu kekuatan yang sangat besar dan tanpa batas,dan kita
tidak tahu sedikitpun tentang itu.” Kendati satelit itu tetap mengirimkan
gambar tentang awan dan lapisan tanah, melalui sinar infra merah, namun gambar
yang dikirimkannya ternyata tertangkap dibagian bumi yang berhadapan. Yang
pertama di Alaska dan yang kedua di Virginia.
Seluruh pesan yang dikirimkannya
tidak terputus kecuali ketika pantauan satelit tersebut melintasi daerah
Bermuda. Dilayar monitor hanya terlihat medan luas yang kosong dan sunyi. Akan
tetapi yang lebih penting dari itu adalah bahwa satelit itu mengirimkan gambar
yang sangat aneh, dan itu terjadi ketika ia melintasi wilayah Bermuda. Dilayar
monitor terlihat suatu daratan luas yang terletak tepat di Segitiga Bermuda.
Ini tentu saja, sangat mengejutkan. Adalah sangat mustahilbahwa di samudera dan
daerah kosong seperti itu terdeteksi daratan yang sangat luas. Seiring dengan
munculnya data dilayar monitor tersebut, segera dibentuk tim ahli untuk
meneliti daratan yang terletak di Bermuda itu.
Malangnya, diwilayah itu mereka
tidak menemukan apapaun kecuali hembusan angin kencang dan deburan ombak. Yang
lebih mengherankan lagi adalah bahwa, pada tahun 1966, angkatan laut Amerika
kembali melakukan survei terhadap wilayah Bermuda. Untuk itu dikerahkanlah
detector suara dan gambar yang sangat canggih ke arah Bermuda.Ternyata yang
tertangkap oleh peralatan canggih ini hanyalah suara-suara hiruk pikuk dan tak
dikenal, yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan suara-suara didasar laut
yang pernah dikenal manusia. Akhirnya tahulah mereka bahwa mereka sedang
berhadapan dengan makhluk-makhluk asing yang tidak diketahui selain olen
Penciptanya. Betapapun, penelitian dahulu ini sempat menggemparkan dunia. 12
Formosa adalah nama untuk sebuah pulau yang terletak 145 km sebelah timur
daratan Cina, yang dipisahkan oleh selat yang disebut Formosa. Formosa adalah
Cina Nasionalis yang lebih dikenal dengan nama Taiwan.
Luas pulau ini sekitar
35.961 km2 dengan ibukota Taipeh. Formosa terkenal karena posisinya yang
terletak ditenggara sebuah segitiga yang dikenal dengan ‘Sumur Setan’, yang
disitu terjadi peristiwa-peristiwa yang menyangkut hilangnya kapal dan pesawat
yang tak kalah misteriusnya dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi di Segitiga
Bermuda. Puncak atas segitiga Formosa terletak di pulau Gilbert di laut kuning
. Daerah ini disebut dengan ‘Kuburan Kapal dan pesawat’. Sudut timur lautnya
terletak di Pulau Wake Sedangkan sudut tenggaranya terletak dipulau Formosa.
P: “Ya, bukti-bukti ilmiah menunjukkan bahwa
kawasan tersebut merupakan pertemuan antara arus air hangat dengan air dingin.”
J: “Akan saya sampaikan kepadamu suatu rahasia
yang baru pertama kali ini diketahui manusia,” katanya
P: “Silahkan,” jawab saya
J: “Semua tempat yang merupakan pertemuan dua
laut, yakni pertemuan antara aliran air hangat dan air dingin14, adalah kawasan
yang dipilih Iblis dan pembantu-pembantunya sebagai pusat persemayaman kerajaan
dan negaranya…” Saya tidak tahu, mengapa saat itu terlintas dalam pikiran saya
sebuah hadits Rasulullah saw sehingga saya mengatakan kepadanya Gambaran-gambaran ini ini sendiri cocok dengan apa yang disebut dengan Laut
Setan, yaitu daerah dilautan tenang, 800 mil sebelah tenggara Jepang, yang
terletak diantara pulau Ivojima dan Pulau Markus, tetapi kurang begitu terkenal
dibanding Segitiga Bermuda, barangkali karena letaknya yang jauh dari daratan
Jepang. Sementara itu Segitiga Bermuda sangat Akrab bagi kalangan pelaut
Amerika, yang pada gilirannya menelan banyak kapal dan pesawat. Kendati
demikian, Laut Setan dekat daratan Jepang itu juga bertanggung jawab atas
hilangnya beberapa kapal dan pesawat.
Antara tahun 1950 dan 1954, didaerah ini
telah hilang tidak kurang dari 9 kapal besar tanpa meninggalkan bekas.
Pemerintah Jepang sangat menaruh perhatian terhadap daerah ini, dan mengumumkan
bahwa ia merupakah daerah berbahaya dan tidak boleh didekati. Pada tahun 1955
pemerintah Jepang mengirim ekspedisi dengan membawa sejumlah pakar menuju
daerah tersebut dengan menggunakan kapal Kawamaru. Malangnya Kawamaru lenyap
tanpa pesan. 14 Seorang sarjana Amerika, Ivan Sanderson, yang sangat tertarik
dengan semua keanehan tersebut, berusaha melihat letak Segitiga Bermuda dan
Laut Setan dalam peta. Ternyata dia melihat bahwa kedua daerah tersebut
terletak persis digaris bujur antara 30 dan 40 derajat sebelah utara
khatulistiwa. Luasnya hampir sama. Melalui kesimpulan ini Sanderson melanjutkan
pengamatannya pada hal-hal lainnya, dan dia menemukan bahwa terdapat 12 daerah
di dunia ini yang sejenis dengan itu. Dua diantaranya di kutub utara dan kutub
selatan, sedang sepuluh lainnya terbagi dalam dua jajar, jajaran pertama
terletak pada garis bujur40 derajat sebelah utara, dan jajaran kedua terletak
pada garis bujur 40 derajat sebelah selatan khatulistiwa.. Masing-masing tempat
terpisah sekitar 72 derajat pada garis lintang. Tempat-tempat tersebut
disamping di duan kutub utara dan selatan, antara lain adalah dua daerah yang
terletak didaratan. Satu di uatara Gurun Pasir Besar Afrika, dan satu lagi di
daerah pegunungan barat laut India. Sanderson mengamati bahwa sebagian besar
daerah tersebut memiliki kemiripan satu sama lain, antara lain, dalam letaknya
yang berada dikawasan yang mana bertemu arus panas dan dingin, dan bahwasanya
tempat tempat tersebut dipandang sebagai titik-simpul, karena ia mengarahkan
arus air atas dan bawah pada arah yang berlawanan, dan dengan suhu yang berbeda
tersebut, dapat menimbulkan gelombang magnetic yang menjadi biang keladi bagi
semua kecelakaan itu.
Akan tetapi teori Sanderson ini tidak dibangun atas suatu
dalil. Tidak ada suatu apapun yang membuktikan bahwa pertemua dua aliran air
yang berlawanan arah dan dengan suhu yang berbeda dapat menghasilkan gelombang
magnetis didalam bumi. Selain itu, teori Sanderson juga tidak menginprestasikan
cara kerja “Kuburan Setan” yang terletak didaratan. Yakni, dua dikutub utara
dan kutub selatan, yang ketiga disebelah utara Gurun Besar Afrika, dan yang
keempat di pegunungan barat-daya India. Lebih jauh lagi, teori tersebut gagal
menjawab pertanyaan, mengapa kapal-kapal yang menjadi korban ditempat-tempat
seperti itu ditinggalkan penumpangnya begitu saja, dan kemana pula mereka
pergi? Lalu, peristiwa apa pula yang kelihatannya demikian menakutkan mereka,
sehingga mereka meninggalkan kapalnya?
P: “Apakah ada kaitannya dengan pengertian yang
dimaksudkan oleh Nabi Muhammad saw ketika beliau melarang seseorang untuk duduk
diantara tempat yang panas dan yang teduh. Beliau mengatakan ‘itu adalah tempat
duduk makhluk lain’, ataukah itu sekedar interprestasi tambahan atas petunjuk
nabi ini?” Dengan senyum penuh arti, Jin muslim sahabat saya itu mengatakan,
“Ya, termasuk hal yang seperti itu, atau-paling tidak-mendekati itu. Karena
setan sendiri memang sangat suka pada posisi-posisi yang terletak antara dua
hal yang bertentangan. Tempat duduk yang paling mendapat prioritas setan adalah
tengah-tengah antara tempat teduh dan tempat yang terkena sinar matahari, atau
yang setengah berada di tempat yang panas dan setengah lainnya berada ditempat
yang dingin.”
P: “Mengapa harus memilih hal-hal yang
bertentangan seperti itu?”
J: “Kalian,
umat manusia, tidak akan bisa memahaminya. Jadi, cukuplah bila saya katakan
bahwa tempat yang demikian itu memberikan kekuatan pada setan.”
P: “Apakah semua jin juga duduk di tempat yang
seperti itu”?
J: “Tidak, hanya golongan setan yang melakukannya.
Keturunan Iblis memang berbeda dari Jin, bahkan dalam hal duduk sekalipun.”
P: “Apakah istana Iblis berjumlah dua belas?”
J: “Entahlah, yang jelas wilayah kekuasaannya
sangat luas. Semoga Allah melindungi kita darinya dan dari pasukannya serta
dari gangguannya. Tentang Pesulap David Copperfield
P: “Dalam konteks ini saudaraku, suatu kali aku
pernah melihat seorang tukang sihir berkebangsaan Amerika bernama David
Coperfield disuatu acara televisi, dan dia bisa melakukan beberapa keajaiban
yang secara teknis tidak akan mungkin dapat dimanipulasi dengan cara apapun,
seperti menghilangkan patung Liberty NY, membelah diri di ruangan terbuka
(bukan di panggung) hingga membuat anak-anak yang menyaksikan menjerit, dapat
muncul di negara bagian lain lain hanya dalam hitungan detik, terbang melayang
diudara di ruang terbuka, sampai beberapa aksinya yang diadakan di Segitiga Bermuda
itu sendiri dan masih banyak lagi hal yang mustahil”.
Saya katakan sambil
memutar video rekaman beberapa aksi magicnya. Seakan-akan mengerti apa yang
saya maksudkan, jin muslin sahabat saya itu kemudian menunjuk ke pesawat
televisi di rumah saya, lalu berkata, “Apakah pemuda ini yang engkau maksud,
dan bahwa dia bisa bebas dari berbagai trik dan dapat melayang di udara?”
P: “Ya dialah orangnya,” Jawab saya
J: “Orang ini sangat dikenal di kalangan para jin.
Dia mempunyai perjanjian dengan salah seorang Ifrit. Ifrit mempunyai pasukan
yang ribuan jumlahnya, disamping lima yang kuat-kuat seperti yang telah
kusebutkan terdahulu.” (Tidak tercantum di sini)
P: “Sepertinya… sekarang menjadi enam, disamping
ratusan ribu pasukannya itu…,” sambung saya
J: “Ya, mereka itulah yang mengangkat Copperfield
agar dia bisa melayang sedikit ke udara, dibutuhkan ribuan jin untuk
mengangkatnya. Sedangkan gadis yang kamu saksikan itu yang dipotongnya itu
dalam peti itu, adalah jin perempuan yang menampakkan dirinya dalam wujud
seorang gadis manusia. Dia menghilang, kemudian memperlihatkan dirinya kembali
tanpa luka sedikitpun.” Sambil menyodorkan dokumen pribadi saya, yakni selembar
surat bertuliskan huruf-huruf aneh, perjanjian lain antara jin dan manusia,
saya bertanya kepadanya, “Apakah pasti Copperfield menandatangani perjanjian
seperti ini?” Dengan kaget dia menjawab, “Darimana kau dapatkan ini?”
P: “Seorang muslim telah mengcopynya dari orang
western. Dia mengatakan bahwa ini adalah perjanjian antara Iblis sendiri dengan
seorang pesulap tukang sihir.” Dengan suara keras Jin sahabat saya itu
mengatakan, “Bukan! Ini bohong belaka. Ini bukan tanda dan persetujuan Iblis.
Sangat sulit meminta Iblis untuk bersedia persetujuannya seperti itu dengan
manusia. Paling-paling dia menyuruh salah satu pengikutnya untuk menampakkan
dirinya sebagai dirinya, lalu membuat kebohongan dengan mengatakan, ‘Aku ini
Iblis”.
P: “Lalu bagaimana yang sebenarnya?”
J: “Ini perjanjian otentik antara seorang penyihir
dengan empat jin yang tanda tangan mereka tertera jelas disini, yang kemudian
diperkuat oleh stempel Ifrit.”
P: “Bagaimana pendapatmu tentang hal ini”?
J: “Aku sering melihat stempel seperti ini.
Kakekku juga punya yang semacam ini.”
P: “Bahasa apa yang dipergunakan dalam perjanjian
ini?”
J: “Entahlah, mungkin bahasa local Yunani Kuno.” Seakan-akan teringat sesuatu, kemudian dia mengatakan kepada saya, “Akan
tetapi, percayalah padaku, bahwa penyihir seperti ini sama sekali tidak akan
mati secara baik-baik. Kalau Allah memanjangkan umur kita, insya Allah kita
dapat menyaksikan akhir dari semua misteri ini”. (Tambahan penterjemah: “Setiap
orang yang melakukan kerjasama dengan syetan, baik itu untuk mencari kekayaan
ataupun keajaiban duniawi, maka dia akan meninggalkan dunia ini dalam keadaan
Su’ul Khotimah, kecuali dia bertaubat. Karena bagaimanapun syetan adalah
makhluk Tuhan yang memiliki kebutuhan dan tentunya meminta imbalan negatif dari
setiap permintaan manusia yang dikabulkannya). Runtuhnya anggapan tentang
menghadirkan arwah / arwah gentayangan.
P: “Apakah Qarin (Jin pendamping manusia) dapat
memperlihatkan diri dalam bentuk manusia, baik sosok maupun penampilannya?”
J: “Sebenarnya tidak. Sebab, dia adalah jin. Akan
tetapi dengan mudah, dan karena sangat lama berdampingan dengan orang itu, maka
jin pendamping seperti itu dapat dihadirkan oleh seseorang, untuk menampakkan
diri dalam bentuk dirimu, menirukan suaramu, lalu mengaku-ngaku sebagai rohmu
yang datang dari alam barzakh untuk memenuhi panggilan orang yang memanggilnya
itu, dan menjawab pertanyaan-pertanyaanmu. Bahkan dia juga bisa meniru bentuk
tulisanmu.
P: “Bagus, saya memang yakin bahwa menghadirkan
arwah orang yang sudah mati itu bohong semata. Kelompok-kelompok spiritual yang
menggeluti persoalan ini, muncul dari pemikiran-pemikiran tentang kebangkitan
roh yang sudah ada sejak dulu. Untuk itu cukuplah bila disini saya bacakan
firman Allah yang berbunyi, “Mereka bertanya kepadamu(Muhammad) tentang ruh.
Katakanlah, “Ruh itu adalah urusan Tuhanku,” dan hingga apabila datang kematian
kepada salah seorang diantara mereka, dia berkata, “kembalikanlah aku kedunia,
agar aku dapat beramal…dst” (Qur’an Al-Mukminun 99-100) Dengan bereferensi dari
beberapa kejadian mengundang arwah oleh beberapa kaum propagandis spiritualisme
modern, seperti suatu saat menghadirkan arwah orang yang telah meninggal
bernama Paul Hopkins, dengan melalui jasad seorang wanita, meminta beberapa
permintaan seperti cerutu dan whiskey (penterjemah: persis seperti kejadian
kesurupan di Indonesia yang kebanyakan meminta cerutu, karena konon aroma
cerutu sangat disukai kalangan Jin) Jin muslim sahabat saya itu
memberitahukan kepada saya bahwa jin nonmuslim dan setan sangat menyukai Khamr
(minuman keras), semua jenis khamr tanpa terkecuali. Kejahatan jin-jin perusak
ini sudah sampai sedemikian rupa. Sehingga salah satu diantara mereka yang
mengaku bernama Silver Peres dan mengaku telah melihat alam akhirat
menyampaikan dengan sombongnya, “Tidak penting apakah dia beragama atau tidak,
yang penting adalah apa yang dilakukannya semasa hidup. Datanglah padaku
seorang yang tidak memeluk agama apapun, yang tidak pernah menyembah Tuhan,
‘minum’ secukupnya, tetapi jujur, dan selalu membantu fakir miskin, dan memberi
makan hewan, dan orang yang selalu berkasih sayang. Dia jelas lebih baik
daripada orang-orang yang mengaku memeluk agama tertentu…” Sahabat Jin muslim
saya berkata, “Akan kusampaikan kepadamu sesuatu yang sangat penting, semua
pembicaraan yang disitu seorang jin mengatakan sebagai roh yang datang dari alam
lain adalah bohong sebohongnya.
Sebab kebohongan memang mengalir dalam tubuh
setan dan jin jahat sebagamana oksigen mengalir dalam tubuh manusia. Kalau aku
bukan jin muslim, niscaya aku tidak akan membeberkan hal ini kepadamu. Bahkan
setan-setan mempunyai kemampuan luar biasa untuk menanamkan keyakinan tentang
kepalsuan agama umat manusia dengan “kejujuran” mereka. Sehingga umat manusia
menjadi salah persepsi bahwa tujuan hidup yang terpenting hanyalah untuk
berkasih sayang saja, akhirnya kini banyak terjadi pergaulan bebas yang
seolah-olah berdasarkan kasih sayang, dan beberapa pola faham lainnya yang
terlihat baik, padahal justru menyesatkan.
Tulisan penterjemah: Ebook ini tidak seluruhnya
mengutip terjemah dari Buku Hiwar Syahafiy Ma’a Jinni Muslim, tetapi dari
percakapan selanjutnya dapat disimpulkan bahwa apapun yang selama ini menjadi
mitos masyarakat yakni setan yang berbentuk kuntil anak, pocong, gundrowo atau
bahkan roh orang yang sudah mati adalah tidak lain hanyalah TIPU DAYA kaum
setan atau golongan jin yang jahat.
Mereka selalu mencoba menanamkan bahwa ke
lubuk manusia bahwa sebenarnya alam kubur itu tidak ada. Yang ada, setelah
kematian ruh dapat kembali berkeliaran di muka bumi ini, melihat sanak saudara
dan “menikmati” alam dunia ini untuk kedua kalinya.Oleh sebab itu tidak jarang
kita melihat orang yang kesurupan yang mengakungaku roh Si A dan menempati
rumah anu. Yang pada faktanya adalah jin yang menempati rumah atau
tempat-tempat tertentu dan biasanya merasa terusik dengan kehadiran manusia itu
diwilayahnya. Dan mereka menggunakan cara ini agar manusia tersebut
meninggalkan tempat tersebut dan pergi dengan bertekuk lutut dengan perilaku
jin yang seperti itu.
Padahal sepatutnya manusia tidak boleh patuh terhadap
perintah-perintah dari kaum jin, apalagi dengan perintah mempersembahkan
makanan-makanan atau apapun yang berbentuk persembahan (sesajen) yang tentunya
akan terus menjerumuskan manusia kedunia kemusyrikan. Apapun kejadiannya, roh
manusia yang sudah meninggal telah menghadap Ilahi dan mempertanggung jawabkan
segala perbuatannya didunia. Sebagian kaum jin terkadang suka menjelma ke
bentuk-bentuk hewan seperti yang paling disukai adalah harimau, kucing bahkan
ular. Tetapi tidak selalu penampakkan itu dapat dilihat kebanyakan manusia.
Dalam kondisi-kondisi tertentu saja (dan jarang sekali) kaum jin dapat menjelma
di alam manusia dalam bentuk hewan-hewan tersebut. Dan jika ada seorang
paranormal yang merasa telah melihat jin dalam bentukbentuk menyeramkan atau
dalam bentuk hewan, justru hakikinya paranormal tersebut adalah berada dibawah
kendali sihir setan tersebut untuk dapat dilihat sesuai kehendaknya.
Oleh sebab
itu kebanyakan agama sangat menentang membenarkan ucapan-ucapan paranormal,
karena mayoritas dari mereka adalah justru dibawah kendali syetan yang
seolah-olah memiliki kekuatan gaib dan luar biasa. Maka dengan jebakan
“keajaiban” itulah banyak manusia kini yang sudah terjebak dalam perangkap
Syetan dan menuruti apa perintah syetan melalui paranormal. Akhir kata, semoga
ebook ini bermamfaat, dan tetaplah berpegang teguh dengan perintah Tuhan, dan
janganlah remehkan perintahNYA yang terkadang menurut akal kita spele. Jika
kita meninggalkan Tuhan, maka syetan akan selalu lebih kuat dari kita.